JembranaExpress.Com - Isu nasional terkait upaya menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan tanggapan tegas dari Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya, yang akrab disapa De Gadjah.
De Gadjah menegaskan penolakannya terhadap berbagai upaya yang dinilai mengganggu stabilitas pemerintahan, terutama jika dilakukan secara inkonstitusional.
Baca Juga: Siti Julaeha Inspirasi Perempuan Prasejahtera, Usaha Warung Kini Jadi BRILink Agen
“Kenapa nggak berhenti-berhenti membuat gaduh? Selama ini presiden sudah bekerja dengan sangat baik,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurut De Gadjah, seluruh kader Partai Gerindra di Bali tetap solid mendukung Presiden Prabowo Subianto. “Jangan mengganggu, biarkan pemerintah dan presiden bekerja untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Lebih lanjut, De Gadjah menekankan pentingnya persatuan di tengah situasi global yang penuh tantangan, termasuk konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah. Menurutnya, seluruh elemen bangsa seharusnya bersatu, bukan memicu kegaduhan politik di dalam negeri.
Baca Juga: BRI Peduli Hadirkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 9.500 Warga di Seluruh Indonesia
Isu ini muncul setelah pengamat politik Saiful Mujani menyampaikan pernyataan kontroversial dalam forum halal bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertipkan”.
Dalam forum tersebut, Saiful menyerukan konsolidasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau menasihati Prabowo enggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” ucapnya, yang memicu polemik di kalangan publik.
Baca Juga: Tragedi di Sungai Tukad Aye Buleleng, Kakek dan Cucu Ditemukan Meninggal Setelah Hanyut
Dukungan tegas De Gadjah menjadi sinyal kuat bahwa kader Gerindra di Bali tetap solid, mendorong stabilitas politik, dan menolak upaya-upaya yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa