Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Identitas Dua Mayat di Bekas Galian C di Bali Terungkap: Mereka Pasutri dan Tinggalkan Dua Anak yang Masih Sekolah

I Dewa Gede Rastana • Sabtu, 13 Januari 2024 | 03:11 WIB
ULAH PATI : Sepasang jasad yang ditemukan di areal Galian C Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (12/1). (istimewa)
ULAH PATI : Sepasang jasad yang ditemukan di areal Galian C Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (12/1). (istimewa)

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Geger! Pasangan paro baya ditemukan tewas di areal eks Galian C, Pesisir Pantai Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Klungkung, Bali, pada Jumat (12/1) terungkap.

Humas RSU Klungkung, I Gusti Putu Widiasa, mengonfirmasi kedua jasad tersebut sudah dibawa ke RSU Klungkung.

"Mayat ditemukan di Galian C, dibawa ke RSU Klungkung, dan langsung ke Instalasi Pemulasaran Jenazah," ujarnya.

Dilaporkan bahwa pemancing yang menemukan mereka menginformasikan ke warga setelah melihat tubuh laki-laki dan perempuan tersebut terbaring di tepi pantai sekitar pukul 16.00 WITA.

Kedua jasad ditemukan dengan mulut mengeluarkan busa dan telah kaku.

Pemancing tersebut melaporkan kejadian ini kepada warga setempat, yang kemudian melaporkan ke pihak berwajib.

Kapolsek Dawan AKP Komang Susiawan menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera turun ke lokasi bersama BPBD Klungkung untuk evakuasi ke RSU Klungkung.

Tim Inafis Polres Klungkung mengidentifikasi penyebab kematian diduga akibat meminum air sepuh.

Kedua korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 08.00 WITA. Temuan lainnya mencakup tas, botol air mineral berisi cairan, sepeda motor, dan handphone korban.

Pasangan tersebut, IWM (41) dan NNM (36), merupakan suami-istri asal Dusun Ulunsui, Desa Sampalan Kelod, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Mereka memiliki dua anak yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak melapor ke polisi.

Meski keluarga tidak mengetahui penyebab pasti, hasil penyelidikan dari percakapan WhatsApp di HP korban mengindikasikan kemungkinan tekanan utang piutang.

Bendesa Adat Gunaksa, Nengah Ariyanta, menyatakan niat Desa Adat untuk melakukan ritual Pecaruan sebagai tindakan pembersihan di lokasi penemuan jasad sebelum Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi. (*) 

Editor : I Putu Suyatra
#pasangan #pasutri #mayat #klungkung #galian c