JEMBRANAEXPRESS.COM – Pemerintah Kota Denpasar akan mengembalikan fungsi Terminal Kreneng Denpasar sebagai pusat transportasi umum.
Selama ini area Terminal Kreneng dipenuhi pedagang, namun mulai pertengahan Juni 2025, seluruh pedagang diwajibkan untuk pindah.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, menegaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan banyaknya masukan dari masyarakat yang menginginkan Terminal Kreneng difungsikan kembali sesuai peruntukannya.
Terminal ini, bersama Pasar Kreneng, dinilai sebagai ikon Kota Denpasar yang memiliki nilai historis dan harus dikembalikan ke fungsinya semula.
“Terminal dan Pasar Kreneng adalah wajah Denpasar yang punya sejarah. Kami ingin kawasan ini kembali tertata rapi. Karena itu, paling lambat 15 Juni 2025, para pedagang harus sudah pindah,” tegas Jaya Negara, Rabu (11/6/2025).
Untuk mendukung proses ini, Pemkot Denpasar bekerja sama dengan Perumda Pasar Sewakadarma dan pihak pengelola pasar guna menyiapkan lokasi baru bagi para pedagang.
Renovasi Pasar Kreneng Denpasar tengah dilakukan, termasuk perbaikan infrastruktur seperti keramik, cat, rolling door, dan pengecekan struktur beton.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma, Ida Bagus Kompyang Wiranata, mengungkapkan bahwa Wali Kota telah memberikan instruksi agar area Terminal Kreneng bersih dari pedagang paling lambat pertengahan Juni tahun depan.
“Kami sudah siapkan sekitar 100 kios di lantai 1 dan 2 Pasar Kreneng. Proses revitalisasi pasar juga sedang berlangsung agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman,” jelasnya.
Para pedagang yang sebelumnya menempati Terminal Kreneng, termasuk yang direlokasi sementara dari Jalan Cempaka, telah diberikan solusi tempat usaha baru. Bahkan pedagang pasar tumpah pun disediakan ruang jika bersedia masuk ke area pasar resmi.
“Kami fasilitasi semua. Tapi kalau masih menolak pindah, maka silakan cari tempat sendiri. Kami sudah beri solusi terbaik,” tambah Kompyang.(*)
Editor : Suharnanto