Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pelepah Enau saat Ngerebeg Ki Baru Gajah Simbol Penangluk Merana

I Putu Mardika • Rabu, 6 Maret 2024 | 02:08 WIB

Keris Ki Baru Gajah yang diyakini sebagai pemberikan dari Dang Hyang Dwijendra dan berkekuatan magis untuk nangluk merana
Keris Ki Baru Gajah yang diyakini sebagai pemberikan dari Dang Hyang Dwijendra dan berkekuatan magis untuk nangluk merana
JEMBRANA EXPRESS-Keris Ki Baru Gajah dalam tradisi Ngerebeg di Desa Beraban dan Desa Kediri Tabanan diyakini sebagai penangluk merana atau menetralisir energi negatif. Terlebih, di kawasan Tabanan Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Pengempon Pura Luhur Pakendungan Jro Mangku Gede Kasna menyebutkan Keris Ki Baru Gajah yang menjadi inti pada pelaksanaan tradisi. Yaitu Ngrebeg adalah agar hama tikus atau hama tanaman lainnya tidak merusak padi karena diyakini bahwa padi tersebut adalah milik Ida Hyang Betara Guru.

Kalau sampai tikus-tikus tersebut berani merusak padi itu semestinya akan dikuburkan ke dalam tanah.

Untuk itu, agar hama tanaman (tikus) tidak merusak tanaman pertanian tersebut dilaksanakanlah kedua tradisi ini.

Dengan demikian, diharapkan tikus-tikus tersebut kembali ke tempatnya di sisi barat daya. Terutama  di sekitar Pura Luhur Pakendungan di bawah pohon bunut yang berlokasi di pinggir sungai.

"Hingga saat ini hal ini diyakini oleh masyarakat Kecamatan Kediri, Tabanan,"  sebutnya.

Saat prosesi Ngerebeg ini, selain mengusung pusaka keris dari Puri Kediri menuju Pura Luhur Pekendungan juga menggunakan sarana berupa kober dan tombak serta penggunaan pretima yang terbuat dari pelepah pohon enau.

Kemudian prosesi ngerebeg juga sering diiringi dengan pementasan kesenian Okokan yang menjadi ciri khas kebudayaan masyarakat Kediri, Tabanan yang juga berfungsi untuk nangluk merana.

“Kami meyakini, pelepah pohon sebagai sarana mengusir wabah. Karena tujuan dari Ngerebeg ini sebagai ritual Nangluk Merana, khususnya wabah di lahan pertanian,” tutupnya. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#Ngerebeg #hama #tikus #tabanan #Nangluk Merana #Beraban #kediri #Keris Ki Baru Gajah