Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Wajib Ikuti!!!! Ini Pantangan saat Nangkil ke Pura Lempuyang Luhur

I Putu Mardika • Jumat, 17 Mei 2024 | 00:56 WIB

Pura Lempuyang Luhur yang terletak di Desa Tribuana Kecamatan Abang, Karangasem sebagai bagian dari Pura berkonsep Dewata Nawa Sanga
Pura Lempuyang Luhur yang terletak di Desa Tribuana Kecamatan Abang, Karangasem sebagai bagian dari Pura berkonsep Dewata Nawa Sanga
JEMBRANA EXPRESS-Ada sejumlah pantangan saat nangkil ke Pura Lempuyang Luhur, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali.

Bahkan, jika pantangan dilanggar bisa berakibat buruk. Saat naik ke Lempuyang Luhur, kata Jero Mangku Gede Wangi, sejak awal pikiran, perkataan dan perbuatan harus disucikan.

Tak boleh berkata kasar saat perjalanan. Selain itu, orang cuntaka, wanita haid, menyusuai, anak yang belum tanggal gigi susu sebaiknya jangan dulu masuk pura atau bersembahyang ke pura setempat.

Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati mengatakan, pernah ada rombongan orang sembahyang naik kendaraan. Rupanya, sebelum ke Lempuyang rombongan itu melayat orang meninggal lebih dahulu.

Baca Juga: PENASARAN? Ini Sejarah Pura Lempuyang dan Dewa Dewi yang Berstana

Mobil rombongan itu pun jatuh terperosok karena tak bisa naik di tanjakan sebelah atas rumah Mangku Pasek.

”Katanya salah satu rombongan sudah mencegah agar jangan langsung ke Pura Lempuyang, tetapi saran itu tak gubris,” katanya.

Selain sejumlah larangan itu, juga umat yang hendak ke Lempuyang Luhur juga tidak diperkenankan membawa perhiasan emas. Soalnya, umat yang menggunakan perhiasan emas, perhiasan itu kerap hilang misterius.

”Membawa atau makan daging babi saat ke Lempuyang Luhur juga sebaiknya tak dilakukan, karena daging babi itu terbilang cemer. Pantangan ke Pura Lempuyang, hampir sama dengan ke Pura Luhur Batukaru," sebutnya.

Ia menambahkan masyarakat dan umat yang naik ke Gunung Lempuyang diharapkan tak berbuat buruk, seperti mengambil tanaman, melakukan corat-coret di jalan atau di pura.

Baca Juga: Ingin Nangkil ke Pura Dalem Pengembak? Begini tata Cara Melukat

”Jangan berbicara yang aneh-aneh, berbicara pesimis, misalnya lelah, capek menapaki anak tangga. Karena bisa jadi tidak akan pernah sampai. Kalau bisa berjalan menapaki anak tangga sambil berdoa” katanya.

Ia menambahkan, hingga kini, belum pernah ada orang yang menghitung pasti berapa sebenarnya jumlah tangga naik ke Pura Luhur yang berketinggian lebih dari 1.174 meter. Ada yang mengatakan 1.750 tangga, ada juga yang mengatakan 1.800.

“Jumlahnya ribuan (anak tangga, Red). Tetapi inilah keunikannya, sulit dihitung jumlahnya,” singkatnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Lempuyang #hindu #hindu bali #pura #bali